fbpx

Pertama-tama, mari kita pastikan kamu sudah membaca habis kupasan sebelumnya di sini.

Kalau sudah, yuk langsung lahap sisanya!

Booking.com

Booking.com logo (Source: seeklogo)

Berdiri tahun 1996 di negeri kincir angin, Booking.com bermula sebagai startup kecil asal Amsterdam. Total jumlah properti yang terdaftar di Booking.com mencapai lebih dari 2 juta, yang tersebar di lebih dari 220 negara. Bukan hanya hotel, Booking.com juga menawarkan akomodasi sewa jangka pendek.

😄Bayar langsung di hotel

Tidak hanya Traveloka, tamu Booking.com juga bisa membayar akomodasi pada saat check-in di hotel sementara data kartu kredit hanya direkam sebagai jaminan. Bahkan, hampir semua hotel Booking.com menggunakan metode pembayaran ini. Hanya beberapa hotel saja yang meminta tamu untuk membayar pada saat booking.

😄Pembatalan booking bebas biaya

Lebih hebatnya lagi, banyak hotel di Booking.com yang menerapkan pembebasan biaya untuk booking yang dibatalkan. Namun Ripiuers tetap perlu jeli, ya. Teliti dulu semua aturan yang dideskripsikan hotel sebelum memproses booking supaya tidak kecolongan dan menyesal di kemudian hari.

😄Jaminan harga

Sekali lagi kekuatan aplikasi ini menyangkut bayar membayar. Suatu hari Ripiuers booking Hotel A lewat Booking.com. Sebulan kemudian, kalian tidak sengaja menemukan harga Hotel A di aplikasi C lebih murah padahal tidak sedang ada promosi. Ripiuers bisa langsung cus menghubungi pihak Booking.com, karena mereka akan menyamakan harga yang kalian temukan di aplikasi C. Tentu saja tetap ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi, seperti penawaran aplikasi C harus sama persis peraturan pembatalan, tipe kamar, dan tanggal menginapnya.

😞Sistem review abu-abu

Sampai ada penelitiannya loh guys, dimana ditemukan bahwa Booking.com memasang sistem review yang membuat nilai rating hotel-hotel lebih tinggi. Dengan nilai total 10, Booking.com memberi empat pilihan emoji (dimana yang terburuk bernilai setara dengan 2.5) untuk enam kategori penilaian. Sementara pada umumnya, tersedia pilihan terendah bernilai 0 atau 1 untuk nilai total 10. Otomatis, sejelek-jeleknya tamu memberi nilai, rating hotel tidak akan jatuh sejauh yang diperkirakan pengguna.

😞Filter review kurang membantu

Banyak tamu Booking.com yang mengaku bahwa reviews yang mereka temukan sebelum melakukan booking kurang akurat dibandingkan pengalaman menginap yang sebenarnya. Hal ini dikarenakan algoritme mereka sangat mengedepankan review positif. Review negatif sulit dicari terutama di aplikasi. Contohnya, kalau di website Booking.com Ripiuers masih bisa mengurutkan review berdasarkan rata-rata hasil penilaian yang diberikan dari enam kategori tadi. Tetapi di aplikasi, pilihannya hanya bisa mengurutkan dari nilai tertinggi hingga terendah.

Anak Ripiu saranin kalau lagi browse di aplikasi pilih pengurutan dari tanggal terbaru saja ya guys. Sebabnya, kalau kalian langsung baca tanpa ganti sistem pengurutan, kalian bakal ditampilkan reviews yang berdasarkan algoritme mereka paling membantu (alias keluarnya cenderung yang positif).

😞Kurangnya pemisahan penawaran hotel dengan akomodasi sewa jangka pendek

Homestay di Kubupenlokan (Source: Booking.com)

Booking.com memang juga menawarkan akomodasi sewa jangka pendek. Namun pada aplikasi, pencarian akomodasi jenis ini kurang terlihat akibat tidak dipisahkan dari pencarian hotel. Ripiuers harus memilih sendiri satu per satu dari kategori filter ‘Tipe Akomodasi’ apakah kalian mencari rumah liburan, rumah pedesaan, perkemahan, atau yang lainnya.

Nilai penghakiman: 4.25

Tampilan aplikasi: ★★★★

Kemudahan browsing: ★★★★

Kelengkapan & akurasi informasi: ★★★★

Proses booking & pembayaran: ★★★★★

Agoda

Agoda logo (Source: Agoda)

Bermula sebagai startup e-commerce asal Singapura, Agoda saat ini memiliki kerja sama dengan 2 juta properti di lebih dari 200 negara. Didirikan tahun 2005, perusahaan ini telah menjadi bagian dari Booking Holdings yang juga menaungi Booking.com. Di Indonesia sendiri, Agoda menawarkan lebih dari 75 ribu properti.

😄Peta interaktif

Yup, sekali lagi ada peta interaktif di aplikasi booking hotel untuk memudahkan kalian guys!

😄Bisa browse tanpa sign in

Berbeda dengan kawan perusahaannya yang baru saja kita kupas di atas, Ripiuers bisa browsing di aplikasi Agoda tanpa sign in dulu loh.

😄Jaminan harga

Kali ini sama seperti kawan perusahaannya, Agoda memiliki kebijakan penyamaan harga termurah. Ingat, dibaca dulu syarat dan ketentuan sebelum klaim ya, Ripiuers.

😄Agoda Homes

Sebenarnya, Agoda Homes bukanlah penawaran baru dari Agoda. Sudah bertahun-tahun lamanya OTA satu ini menjual akomodasi sewa jangka pendek. Hanya saja, seiring tren permintaan pasar yang semakin menggemari jenis akomodasi ini, tahun lalu Agoda meluncurkan logo baru untuk Agoda Homes dan lebih meng-highlight opsi ini di aplikasi mereka. Jumlah properti Agoda Homes telah mencapai lebih dari 1,1 juta.

Saat browse nanti, Ripiuers bisa pilih langsung filter ‘Agoda Homes’ di laman pencarian.

😞Dynamic pricing

Agoda menggunakan sistem dynamic pricing dimana harga yang tertera di website atau aplikasi mereka berbeda untuk pengguna yang berbeda, meski pencarian dilakukan pada waktu yang sama. Perbedaan ini didasarkan pada algoritme sistem Agoda yang mempelajari user behavior dari pengguna, seperti kata kunci yang digunakan serta riwayat pencarian. Akibatnya, banyak tamu Agoda yang merasa dicurangi, terutama karena Agoda bahkan menjanjikan jaminan harga termurah.

😞Lebih murah?

Selain itu, Agoda juga seringkali menampilkan harga yang lebih murah dibanding OTA lain. Terdengar lebih seperti kelebihan bukan, Ripiuers? Namun begitu, beberapa grup hotel besar pernah memutuskan hubungan kerja sama karena Agoda dianggap tidak mematuhi klausa pada kontrak. Idealnya, tidak ada perbedaan harga yang ditawarkan langsung dari hotel maupun di semua OTA yang terkait kerja sama.

Nilai penghakiman: 4.5

Tampilan aplikasi: ★★★★

Kemudahan browsing: ★★★★★

Kelengkapan & akurasi informasi: ★★★★

Proses booking & pembayaran: ★★★★★

Gimana, Ripiuers? Aplikasi mana nih jagoan kalian?